Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dilaksanakan di SMP N 6 Yogyakarta tahun jpelajaran 2007/2008:

1. Pramuka (wajib bagi kelas VII), 2. PMR, 3. Basket, 4. Sepak Bola, 5. English Conversation, 6. Volley Ball, 7. KIR, 8. Seni Musik, 9. Paduan Suara, 10. Seni Karawitan, 11. Seni Baca Alquran, 12. Komputer.

Kegiatan ekstra kurikuler dilaksanakan sore hari jam: 15.00 – 16.30 wib.

Kontak Alumni

Pihak sekolah mengharapkan adanya wadah alumni Siswa SMP Negeri 6 Yogyakarta. Hal in agar memudahkan komunikasi antara sekolah dengan para lulusan. Sebenarnya sekolah mengarapkan adanya partisipasi dari para lulusan, terutama para lulusan yang sekarang telah sukses dalam meniti kariernya untuk ikut berperan serta dalam bersama-sama memajukan dunia pendidikan kita khususnya di SMP N 6 Yogyakarta. Event yang mungkin dapat dijadikan momentum untuk kontak dan partisipasi misalnya pada hari ulang tahun sekolah yang jatuh pada tanggal 1 Agustus. Yang mana setiap tanggal 1 Agustus selalu diadakan peringatan hari jadi sekolah dengan Upacara Bendera, dan juga berbagai kegiatan yang relevan.

Kegiatan Siswa

Pada minggu terakhir bulan September yang lalu OSIS mengadakan rapat persiapan untuk membahas mengenai pelaksanaan pemilihan pengurus OSIS periode 2007/2008. Dalam rapat ini akan dibahas mengenai ketentuan untuk mencalonkan sebagai pengurus. Ketentuan pertama dan utama bahwa Siswa kelas IX tidak boleh lagi menjabat pengurus OSIS, dengan demikian yang boleh mengajukan diri sebagai calonn pengurus OSIS baru adalah siswa kelas VIII dan kelas VII. Adapun persyaratan yang lain antara lain bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Jujur, Tanggung jawab, Disiplin, dan berprestasi.

Pakaian Seragam Sekolah

Berawal dari terbitnya Peraturan Wali Kota Kota Yogyakarta yang salah satu pasalnya mengatakan bahwa Sekolah baru boleh mengadakan musyawarah dengan para orang tua siswa baru paling cepat 2 bulan setelah Penerimaan Siwa Baru. Para siswa dari tingkat Sekolah Dasar sampai SMA di kota Yogyakarta masuk sekolah dengan tidak mengenakan pakaian seragam sekolah. Para Siswa mengenakan pakaian seragam sekolah lama. Ketidakseragaman ini tampak setiap hari senin pada waktu upacara bendera dimana para siswa masih menggunakan seragam sekolah lama  dari SD, atau SMP masing-masing.

Tanggapan orang tua siswa beragam, ada yang menanyakan mengapa pakaian seragam sekolah belum ada sedangkan segera ingin anaknya berpakaian rapi dan bangga dengan identitas sekolah barunya. Ada sebagian orang tua siswa yang mengusulkan segera diusahakan pakaian seragam sekolah agar para siswa lekas tertib, tampa memperhatikan Peraturan Wali Kota. Ada beberapa orang tua mengatakan ingin melangkah membeli pakaian seragam sendiri, tetapi mereka kawatir kalau nanti seragam yang akan dibelinya itu tidak pas atau tidak sama dengan teman-temannya. 

Menurut hemat penulis sebaiknya peraturan wali kota yang menyangkut tenggang waktu untuk mengadakan musyawarah antara sekolah dengan para orang tua siswa baru itu tidak dua bulan tetapi dapa dipercepat misalnya 1 minggu. Dengan tenggak waktu yang lebih cepat ini akan segera mendukung berbagai langkah kegiatan sekolah sehingga dapat tercapai efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!